semakin meninggi nada suaramu, semakin menunjukkan ketidakmengertian diri dan ingin dimengerti oranglain. buruk sekali ucapan yang berbantah-bantahan, rugi sekali raut muka yang judes buram. sesekali rekam dirimu sendiri disaat marah atau jengkel, sungguh akan ada rasa malu bagi mereka yg menghargai hidupnya. semakin malu semakin sadar, jangan persempit hidup yg sementara ini dengan keegoisan dan kesia-siaan.
#ntms GLEK!

sebaiknya.

Bismillah..

tak sebaiknya aku terlalu gembira terlalu bersedih.

tak sebaiknya aku terlalu bangga terlalu kecewa.

tak sebaiknya aku terlalu cuek terlalu cemburu.

tak sebaiknya aku terlalu bermimpi terlalu egois.

tak sebaiknya ada yang keterlaluan. karna yang keterlaluan sungguh berlebihan efeksampingnya. tidak diragukan kesia-sia-annya. astagfirulloh..

sebaiknya, jagalah dan peringatkanlah dirisendiri. terlebihawal dari yang lain. terlebih sering dari yang lain. terlebih tegas dari yang lain. 

pilihanMu

Allahku Yang Maha Baik,

Jatuhhatikanlah aku pada sebaik-bainya pilihanMu, yang membuat cintaku padaMu selalu bertambah terus..

Jatuhhatikanlah aku pada sebaik-baiknya pilihanMu, yang membuat cintaku padaMu bertambah tulus menerus..

Jatuhhatikanlah aku pada sebaik-baiknya pilihanMu, yang membuat cintaku padaMu tak habis tak tergerus-gerus..

Jatuhhatikanlah aku pada sebaik-baiknya pilihanMu, yang menyadarkan aku, bahwa cintaku padanya selalu bersama cintaMu ridhoMu..

Jatuhhatikanlah ia padaku, hanya dengan petunjuk dariMu, cinta makhluk kecilmu yang selalu menyanjung cintaMu..

 Aamiin Ya Rabbal’alamin..

anak penurut

Bismillah..

Ibu bilang, Bapak bilang, demokrasi di keluarga kita berkibar tinggi. Dengan implisit mereka bilang, anak-anaknya terlalu banyak bicara. hehe. lucu dan gemes sebenernya. Ibu Presiden dan Tuan Agung ini punya 4 anak yang beda-beda sifatnya. Anak sulungnya ditahun ini jadi perhatian paling tajam. hehe. Sedang bergejolak terus alias naik turun tidak dimengerti.

Sampai akhirnya, anak sulung ini mempertanyakan satu hal,

"kurang nurut apalagi aku ini, Bu?" sambil mata jealous gajelas :p

"rasanya semua nasehat Ibu Bapak udah aku turutin. Apa gak boleh gitu aku bikin alur hidup sendiri? Asal gak ngerepotin Ibu Bapak kan gapapa kan, kan, kan?"

dan mereka menjawab singkat,

"boleh, terserah kamu Nak" kata Ibu sambil senyum 

"selama kamu tidak membalas apalagi menimpali omongan yg Ibu kasih, ya boleh!" Ibu berubah *garang*

#jleb jadi selama ini? harus diam kalo ibu ngomong, ngangguk aja. :S

keduanya

Bismillah..

gentleman dan orangtua. keduanya membuatku pusing. menguras energi.

mereka (katanya) memusatkan pada hal terbaik, tapi aku tidak merasakannya. mereka (katanya) membebaskan ini itu, tapi aku tidak merasakannya. mereka (rasanya) baik pada oranglain, tapi padaku tidak. mereka (rasanya) menyenangkan oranglain, tapi padaku sepi.

aku yang egois. aku yang berharap pada manusia. Allah Yang Maha Baik. Satu-Satunya Yang Maha Penyayang. Hanya Allah Yang Memelihara diri ini sampai sekarang. Hanya Allah yang selalu mengerti, han! :”)

disaat aku menaruh banyak harap pada makhlukNya, Allah dengan lembut menegurku berkali-kali, ‘Hanya kepada Allah-lah segala harap dan pinta’